Cara Menghindari “Star Syndrome”…

Star Syndrome adalah sebuah satu ciri-ciri, simtom, atau tanda-tanda tentang perasaan sebagai seorang bintang (star). Orang-orang yang terjangkit star syndrome merasa dirinya adalah seorang bintang, selebritis, atau orang penting. Sehingga perilakunya mencontoh perilaku selebriti, namun sesuai dengan persepsinya sendiri. Setidaknya perilaku selebritis yang dicontoh adalah seperti yang dia anggap tertayang di film, terkabar di infotainment, atau sesuai praduganya sendiri.

Orang yang rawan terkena star syndrome adalah orang yang biasa-biasa saja. Perhatian dari lingkungan pun biasa-biasa saja padanya. Namun pada suatu momen dia mendapatkan perhatian lebih dari masyarakat. Ada hal yang membuatnya menjadi spesial. Bisa jadi karena dia berprestasi di suatu bidang, atau berjasa pada suatu peristiwa, atau apapun. Atau bisa juga menjangkiti seseorang yang baru saja menjadi public figure. Misalnya penyanyi, seniman, pejabat kampung, motivator, ustad, dosen, dan lain-lain, yang baru saya mendapat perhatian dari masyarakat melalui profesinya tersebut.

Kondisi orang yang mengalami star syndrome mirip dengan orang yang mengalami “waham kebesaran”.

Ciri-ciri star star syndrome :

  1. Merasa dirinya orang terkenal.
  2. Hanya menggunakan produk terkenal saja. Atau malu menggunakan produk dengan brand biasa-biasa saja.
  3. Hanya makan di tempat makan berkelas tinggi.
  4. Selalu minta fasilitas tertinggi.
  5. Merasa orang lain harus tunduk dan hormat padanya.
  6. Maunya selalu harus dilayani, disambut, dan dielu-elukan.
  7. Enggan menjalin komunikasi dengan orang yang strata sosialnya biasa-biasa saja. Terkadang senyum pun enggan.
  8. Mendominasi pembicaraan dengan tema kelas tinggi.
  9. Merasa harus tampil sangat sempurna.

Dampak negatif dari orang-orang yang terkena star syndrome adalah, pada umumnya dirinya sangat melekat dengan persepsi dirinya sebagai bintang. Sehingga ketika terjadi kondisi dimana ke-bintang-an-nya tercabut, terabaikan, atau ada orang yang lebih star dari dia. Maka dia akan rawan mengalami depresi dan bahkan mengalami psikosomatis. Yakni penyakit fisik yang disebabkan oleh ketertekanan kondisi psikologis.

Cara menghindari star syndrome :

  1. Yakini bahwa kehebatan Anda adalah milik Tuhan. Bukan milik Anda. Ya kebetulan saja saat momen tersebut Tuhan menitipkan secuil kehebatanNya pada Anda.
  2. Yakini bahwa segala film dan berita selebriti adalah dirancang untuk hiburan saja. Bukan untuk wajib diteladani.
  3. Membiasakan diri selalu rendah hati. (bukan rendah diri).
  4. Yakini bahwa setiap orang memiliki keunggulannya masing-masing. Dan setiap keunggulan ini memiliki masa berlaku sesuai kehendak Tuhan.
  5. Ketika keunggulan yang Anda miliki, tercabut atau tersaingi. Yakini bahwa Tuhan pasti memberikan Anda peluang yang lain untuk Anda tetap bertahan dalam kehidupan ini.
  6. Perpanyak referensi tentang kehidupan dari berbagai strata sosial. Termasuk para orang hebat yang tetap rendah hati.

Semoga segala keunggulan Anda menjadikan Anda semakin rendah hati bagai padi yang makin berisi, makin merunduk.

Semoga bermanfaat….

#RenunganPerjalanan #TerapiPikiranBahagia #KataMasOkta #KataMotivasi

++++++++++++++++++++

Appointment konsultasi motivasi & hipnoterapi / seminar motivasi & seminar parenting

WA: 085105224499

Iklan

Kenapa harus belajar PARENTING

MENGAPA SIH HARUS BELAJAR PARENTING ??   Pertanyaan inilah yang sering saya dapatkan dari para parents ketika saya ajak untuk berdiskusi tentang parenting. Apalagi parents yang telah memiliki beberapa anak. Dimana mereka merasa telah berpengalaman dalam hal parenting. Dan bisa jadi mereka juga memiliki keyakinan bahwa parenting tidak perlu diplajari. Cukup mengcopy-paste pola asuh yang diterapkan parents kita dulu, pada anak-anak kita jaman sekarang.

Apakah Anda juga berpendapat demikian ??

PARENTING pada dasarnya memiliki makna pola asuh / pola pendidikan yang diterapkan parents pada anaknya. Jadi konteks belajar parenting adalah belajar tentang bagaimana mengasuh dan mendidik anak dengan baik, sehingga anak memiliki “software pikiran” yang sesuai dengan harapan parents.

Menariknya adalah, jaman semakin berkembang dengan berbagai pernak-perniknya. Arus informasi yang semakin menggelobal, lahirnya berbagai teknologi yang memudahkan aktivitas, yang kemudian berdampak pada perkembangan budaya dan pola hidup. Contohnya saja, saat ini lebih banyak orang hidup dengan gadget. Segala kegiatan hidupnya bisa dilakukan dan dikendalikan melalui gadget. Termasuk pula dengan etika, mungkin dulu jika parents Anda sudah melotot, mungkin Anda sudah takut. Namun sekarang, mungkin Anda sudah ngomel seluas jagad raya-pun, anak Anda masih cuek bebek. Apakah Anda pernah mengalaminya ?

Belajar tentang parenting, pada dasarnya adalah Anda sebagai parents diajak untuk meng-update (memperbarui) informasi tentang perkembangan jaman yang terkait dengan parenting. Apakah berkaitan dengan pola komunikasi, perkembangan budaya, hingga pemanfaatan teknologi untuk kebaikan bersama. Ketika parents mendidik anaknya dengan pola parenting jaman dulu (jadul), maka pasti akan terjadi kesenjangan, atau hal yang tidak diharapkan. Contoh: Ketika anak dilarang menggunakan internet. Maka bisa jadi dia di rumah tidak pernah menunjukkan pada Anda bahwa dia telah mengakses internet. Namun diluar, dia bisa mengakses dengan meminjam HP temannya, atau menggunakan fasilitas internet di tempat umum. Seperti di perpustakaan kota misalnya.

Itu baru salah satu contoh kecil berkaitan dengan internet. Belum lagi berkaitan dengan mencerna informasi di televisi, berita di koran, posting medsos, dan lain sebagainya. Setidaknya ada beberapa hal yang perlu Anda pelajari ketika Anda belajar PARENTING :

  • Memahami perbedaan kondisi psikologis setiap usia perkembangan anak. Pola asuh yang salah usia, bisa saja menjadikan anak menjadi manja atau bahkan trauma.
  • Memahami bahasa cinta anak. Hal ini berkaitan dengan cara yang tepat memberikan dukungan dan penghargaan pada anak. Kesalahan memahami bahasa cinta, akan membuat anak merasa tidak dihargai, meskipun parents-nya telah memberikan penghargaan.
  • Menemukan cara menggunakan teknologi secara tepat. Pemahaman ini akan membuat hubungan keluarga tetap terjalin indah, dengan tetap bisa menggunakan teknologi modern sesuai porsinya.
  • Cara memfilter informasi dan memaknai informasi yang sedang beredar. Baik di media masa, ataupun di media sosial. Dengan pemahaman ini maka anak akan selektif mengkonsumsi informasi.
  • Memahami kesenjangan antar generasi. Yakni memahami perbedaan pola asuh parents di masa lalu, dimana juga dipengaruhi oleh kondisi jaman saat itu. Kemudian dibandingan dengan kondisi jaman sekarang. Dengan memahami kesenjangan ini, maka parents bisa dengan bijaksana mengelola perasaan dan pengetahuannya dari pola asuh masa lalunya, kemudian dikembangkan dan disesuaikan dengan pola asuh yang dibutuhkan pada jaman sekarang.
  • Bagaimana mencegah pelecehan seksual, pelecehan fisik, hingga pelecehan psikologis. Serta bagaimana cara menanganinya jika hal tersebut sudah terlanjur terjadi.

Kurang lebih seperti itulah yang perlu kita sama-sama pahami tentang pentingnya belajar PARENTING. Semoga kita bisa menjadi parents kekinian yang bisa mendidik anak kita masing-masing sesuai jamannya.

 

#Oktastika

++++++++++

Appointment konsultasi, motivasi, hipnoterapi, seminar :

WA 085105224499

Tips melakukan Hypnoteaching – Hypnosis For Teaching – Hipnosis Untuk Pengajaran

Setiap awal tahun ajaran baru, seringkali saya mendapatkan undangan untuk berbagi tentang sebuah metode komunikasi yang hebat. Dimana metode ini bisa dengan mudah memasukkan informasi pada pikiran lawan bicara. Sehingga lawan bicara menjadi lebih mudah memahami apa yang kita maksudkan. Metode komunikasi yang hebat ini murni ilmiah, bukan menggunakan kekuatan ghaib, jin, ataupun kuasa gelap.

Metode ini sangat baik diterapkan oleh para pengajar di berbagai tingkatan. Mulai dari paud hingga perguruan tinggi. Metode ini membuat peserta didik menjadi lebih mudah memahami materi pelajaran, hingga menjadi senang belajar. Pengajar (guru) pun menjadi lebih mudah mengarahkan siswanya. Hingga ia sendiri terhindar dari stress.

Memang metode ini adalah salah satu aplikasi dari metode hipnosis ilmiah. (Untuk tahu apa itu hipnosis ilmiah bisa klik disini). Metode yang saya maksud adalah Hypnoteaching. Atau juga disebut Hypnosis For Teaching, atau juga Hipnosis Untuk Pengajaran.

Seperti telah diketahui sebelumnya, bahwa hipnosis adalah metode ilmiah untuk berkomunikasi dengan sistem pikiran. Seperti telah diketahui pula bahwa hipnosis bisa diaplikasikan di berbagai bidang. Salah satunya adalah di bidang pengajaran, dan disebut dengan Hypnoteaching.

Pada prinsipnya, aplikasi hypnoteaching adalah mematuhi karakter pikiran bawah sadar, serta sistem pikiran. Ketika pengajar menyajikan materi pelajarannya selaras dengan karakteristik pikiran bawah sadar, misalnya salah satunya adalah bahwa pesan yang mengandung emosi (bisa emosi positif ataupun emosi negatif) akan lebih mudah diserap. Maka materi pelajaran pun semakin mudah dipahami.

Tips melakukan Hypnoteaching :

  • Menyajikan materi pelajaran dengan menggunakan emosi. Khususnya emosi positif. Dan ini harus diawali dari pikiran dan hati sang pengajarnya terlebih dahulu. Ketika pelajaran disajikan dengan menyenangkan, maka pikiran bawah sadar siswa menjadi mudah menerima materi pelajaran tersebut.
  • Komunikasi selalu menggunakan kalimat positif. Sehingga pikiran bawah sadar mudah langsung merespon sesuai arah kalimat tersebut.
  • Selalu memberikan informasi melalui tiga chanel pikiran (akses modalitas), yakni visual, auditori dan kinestetik.
  • Poin belajar yang menjadi titik utama, disajikan dengan berulang-ulang. Sehingga membuat sinaps dalam otak menjadi terhubung.
  • Pancarkan signal frekuensi positif pada siswa Anda. Sehingga tanpa mereka sadari, pikiran mereka akan menggerakkan tubuhnya seperti harapan Anda.

Demikian sekilas ulasan tentang Hypnoteaching, atau Hypnosis for teaching, atau Hipnosis untuk pengajaran. Semoga bermanfaat.

#Oktastika

+++++++++++++++++++

Appointment konseling motivasi, hipnoterapi dan seminar :
WA 085105224499