Kenapa harus belajar PARENTING

MENGAPA SIH HARUS BELAJAR PARENTING ??   Pertanyaan inilah yang sering saya dapatkan dari para parents ketika saya ajak untuk berdiskusi tentang parenting. Apalagi parents yang telah memiliki beberapa anak. Dimana mereka merasa telah berpengalaman dalam hal parenting. Dan bisa jadi mereka juga memiliki keyakinan bahwa parenting tidak perlu diplajari. Cukup mengcopy-paste pola asuh yang diterapkan parents kita dulu, pada anak-anak kita jaman sekarang.

Apakah Anda juga berpendapat demikian ??

PARENTING pada dasarnya memiliki makna pola asuh / pola pendidikan yang diterapkan parents pada anaknya. Jadi konteks belajar parenting adalah belajar tentang bagaimana mengasuh dan mendidik anak dengan baik, sehingga anak memiliki “software pikiran” yang sesuai dengan harapan parents.

Menariknya adalah, jaman semakin berkembang dengan berbagai pernak-perniknya. Arus informasi yang semakin menggelobal, lahirnya berbagai teknologi yang memudahkan aktivitas, yang kemudian berdampak pada perkembangan budaya dan pola hidup. Contohnya saja, saat ini lebih banyak orang hidup dengan gadget. Segala kegiatan hidupnya bisa dilakukan dan dikendalikan melalui gadget. Termasuk pula dengan etika, mungkin dulu jika parents Anda sudah melotot, mungkin Anda sudah takut. Namun sekarang, mungkin Anda sudah ngomel seluas jagad raya-pun, anak Anda masih cuek bebek. Apakah Anda pernah mengalaminya ?

Belajar tentang parenting, pada dasarnya adalah Anda sebagai parents diajak untuk meng-update (memperbarui) informasi tentang perkembangan jaman yang terkait dengan parenting. Apakah berkaitan dengan pola komunikasi, perkembangan budaya, hingga pemanfaatan teknologi untuk kebaikan bersama. Ketika parents mendidik anaknya dengan pola parenting jaman dulu (jadul), maka pasti akan terjadi kesenjangan, atau hal yang tidak diharapkan. Contoh: Ketika anak dilarang menggunakan internet. Maka bisa jadi dia di rumah tidak pernah menunjukkan pada Anda bahwa dia telah mengakses internet. Namun diluar, dia bisa mengakses dengan meminjam HP temannya, atau menggunakan fasilitas internet di tempat umum. Seperti di perpustakaan kota misalnya.

Itu baru salah satu contoh kecil berkaitan dengan internet. Belum lagi berkaitan dengan mencerna informasi di televisi, berita di koran, posting medsos, dan lain sebagainya. Setidaknya ada beberapa hal yang perlu Anda pelajari ketika Anda belajar PARENTING :

  • Memahami perbedaan kondisi psikologis setiap usia perkembangan anak. Pola asuh yang salah usia, bisa saja menjadikan anak menjadi manja atau bahkan trauma.
  • Memahami bahasa cinta anak. Hal ini berkaitan dengan cara yang tepat memberikan dukungan dan penghargaan pada anak. Kesalahan memahami bahasa cinta, akan membuat anak merasa tidak dihargai, meskipun parents-nya telah memberikan penghargaan.
  • Menemukan cara menggunakan teknologi secara tepat. Pemahaman ini akan membuat hubungan keluarga tetap terjalin indah, dengan tetap bisa menggunakan teknologi modern sesuai porsinya.
  • Cara memfilter informasi dan memaknai informasi yang sedang beredar. Baik di media masa, ataupun di media sosial. Dengan pemahaman ini maka anak akan selektif mengkonsumsi informasi.
  • Memahami kesenjangan antar generasi. Yakni memahami perbedaan pola asuh parents di masa lalu, dimana juga dipengaruhi oleh kondisi jaman saat itu. Kemudian dibandingan dengan kondisi jaman sekarang. Dengan memahami kesenjangan ini, maka parents bisa dengan bijaksana mengelola perasaan dan pengetahuannya dari pola asuh masa lalunya, kemudian dikembangkan dan disesuaikan dengan pola asuh yang dibutuhkan pada jaman sekarang.
  • Bagaimana mencegah pelecehan seksual, pelecehan fisik, hingga pelecehan psikologis. Serta bagaimana cara menanganinya jika hal tersebut sudah terlanjur terjadi.

Kurang lebih seperti itulah yang perlu kita sama-sama pahami tentang pentingnya belajar PARENTING. Semoga kita bisa menjadi parents kekinian yang bisa mendidik anak kita masing-masing sesuai jamannya.

 

#Oktastika

++++++++++

Appointment konsultasi, motivasi, hipnoterapi, seminar :

WA 085105224499

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s