Terapi Pikiran Bahagia pasca Mudik Lebaran

Mudik pada momen Idul Fitri adalah sebuah kebudayaan yang seakan wajib untuk dilakukan umat Islam di Indonesia. Baik mereka yang pada bulan ramadhan benar-benar berpuasa, ataupun yang berpura-pura berpuasa (hanya Allah Yang Maha Tahu). Pokoknya, sejak H-7 lebaran, arus lalu lintas, khususnya di pulau Jawa mulai padat oleh para pemudik yang bergegas melepas rindu di kampung halaman.

Sebuah momen yang memang sangat dianjurkan untuk bersilaturahim dengan sanak saudara dan orang tua di kampung halaman. Meskipun saat ini media silaturahim bisa dilakukan kapan saja dan dari mana saja, melalui gadget yang pasaran saat ini. Namun namanya juga budaya turun temurun. Banyak orang lebih mengutamakan, kadang malah memaksakan untuk melakukan silaturahim secara LIVE. Sepertinya tidak afdol kalau hanya bersua melalui video call.

Hukum alam mengatakan bahwa “Semua ada masa nya”. Setiap ada awalan, pasti ada akhiran. Begitu pula momen mudik Lebaran. Saatnya telah tiba untuk Anda kembali ke lading pencaharian Anda. Melakukan aktivitas ibadah yang disebut dengan bekerja dan kembali menjalani kehidupan pribadi Anda. Baik secara individu, maupun jika Anda sudah memiliki keluarga sendiri.

Coba ingat-ingat lagi fokus tujuan hidup Anda secara pribadi. Atau jika Anda sudah memiliki keluarga, coba setelah itu ingatlah kembali tujuan hidup keluarga Anda. Suami, istri, dan anak-anak Anda. Fokuskan kembali segala daya dan upaya Anda hanya pada tindakan mewujudkan impian-impian Anda.

Mungkin pada saat Anda bertemu dengan sanak keluarga di kampung halaman. Ada dari mereka yang curhat tentang permasalahan hidupnya. Tentang kegetiran dan kesusahan yang membuat air mata Anda menetes tanpa terasa. Sebuah peristiwa tragis yang membuat Anda terenyuh dan mungkin membuat Anda kepikiran sampai saat ini.

Ataupun mungkin bisa saja terjadi sebaliknya. Anda mendapatkan banyak sekali cerita tentang kehidupan sanak kerabat Anda yang jauh lebih baik dari kehidupan Anda. Atau mungkin dari mereka yang bercerita dengan nada seperti congkak (meskipun mungkin tidak bermaksud demikian). Sehingga Anda memiliki perasaan terhina, terendahkan, atau mungkin ada sedikit iri hati (misalkan Anda mengalami hal ini, itu wajar kok sebagai manusia). Sehingga menjadi ganjalan dalam hati dan pikiran Anda sampai saat ini.

Dalam hal ini, terdapat hal yang perlu Anda jadikan bahan renungan. Yakni :

Setiap orang memiliki jalan hidupnya masing-masing. Dan rejeki setiap orang telah dijamin oleh Tuhan Yang Maha Kaya Raya. Jadi secara pemaknaan, Anda sebagai manusia mustahil bisa berbuat apa-apa untuk membantu kehidupan saudara Anda, atau bahkan membantu hidup Anda sendiri, tanpa izin dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Jadi setiap peristiwa hidup seseorang, pasti terajadi atas kehendak Tuhan Yang Maha Kuasa. Dan setiap ciptaan Tuhan, termasuk ciptaanNya berwujud peristiwa kehidupan, pasti memiliki makna dan faedah yang bermanfaat.
Coba Anda renungkan poin pertama ini. Dan lepaskan pikiran dan hati Anda dari ketertekanan akibat kisah curhat sanak kerabat Anda. Saatnya sekarang Anda memilih bahagia dalam melakukan aktivitas mewujudkan impian.

Semoga bermanfaat. Dan selamat berbahagia menikmati perjalanan hidup Anda mewuudkan impian.

Iklan

Terapi Pikiran Bahagia dalam konteks Pilpres2014

Event super besar, Pemilihan Presiden di negeri ini telah selesai digelar. Sangat meriah dan spektakuler. Meski hanya diikuti oleh 2 pasangan calon presiden dan wakil presiden, namun pemilu kali ini lebih heboh dari pemilu-pemilu sebelumnya. Sepertinya seluruh rakyat Indonesia terlibat, lebih dari sekedar keterlibatan fisik dengan datang ke TPS dan memberikan hak suaranya. Namun juga terlibat secara emosional. Seakan terdapat harapan yang sangat besar pada presiden terpilih untuk menahkodai bangsa ini menuju kehidupan yang lebih baik.

Proses hitung cepat pun (quick count) juga ikut mewarnai kehebohan pilpres kali ini. Apalagi terdapat kubu-kubu yang memenangkan capres nya masing-masing. Yang pasti, setiap lembaga survey yang melakukan quick count memiliki dasar metodologi dan argumennya masing-masing.

Lebih menariknya lagi, meski pilpres sudah berlangsung tanggal 9 Juli yang lalu, kehebohannya masih sangat terasa di tengah masyarakat. Baik secara nyata maupun di dunia maya. Dalam berbagai obrolan, tema pilpres masih menjadi tema unggulan yang asik diperbincangkan.

Ajang Pemilihan Presiden 2014, merupakan tonggak dimana harapan masyarat Indonesia ditumpukan. Yang mungkin akan berimbas pada kebijakan-kebijakan nasional yang bisa merubah hidup Anda dan saya menjadi lebih baik.

Meski demikian, ada hal yang harus tetap diperhatikan oleh Anda dan saya sebagai warga negara yang sehat mentalnya. Yang perlu tetap diingat adalah siapapun Presiden yang terpilih secara sah nanti, apakah Prabowo – Hatta ataupun Jokowo – JK, tetap Anda adalah satu-satunya orang yang bertanggung jawab tentang hidup Anda sendiri.

Pilihan keBAHAGIAan Anda, tetap berada penuh di tangan Anda. Apakah jika “jago” Anda kalah maka Anda akan menjadi depresi, dan memilih hidup menderita secara batin ? Atau jika “jago” Anda menang maka Anda akan selalu BAHAGIA dan menjadi orang yang beruntung ? Pilihan-pilihan itu tetap menjadi kewajiban Anda untuk memutuskannya.

Saya mengajak Anda untuk merenungkan kembali tentang impian hidup Anda. Itulah yang harus Anda perjuangkan. Siapapun presidennya, apapun kebijakannya, apapun pekerjaan Anda, siapapun orang yang selalu menemani disamping Anda. Semua itu ibarat kendaraan yang mengantarkan Anda untuk fokus pada impian hidup Anda.

Jika Anda sehat fisik dan psikologis, maka Anda memiliki peluang yang sangat besar untuk mencapai hidup yang lebih baik. Jika Anda memiliki cita-cita yang mulia, mungkin ingin berkiprah untuk menjadikan bangsa ini menjadi lebih baik. Maka Anda pasti bisa melakukannya. Karena Anda sehat secara fisik dan psikologis.

#terapipikiranbahagia #terapipikiran #terapibahagia #bahagia #oktastika #hipnoterapi #hipnoterapisurabaya #hipnoterapiindonusia #pilpres2014